🏠 Home 💻 Versi Desktop ✍️ Redaksi
 


Laporan Sempat Dicabut karena Janji Pelunasan, Dugaan Penipuan Proyek Rp 200 Juta yang Libatkan 2 Oknum DPRD Pekanbaru Kembali Mencuat
Jumat, 24/07/2026 | 13:50


 

PEKANBARU – Dugaan penipuan berkedok proyek kembali menjadi sorotan publik. Seorang warga berinisial H mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta setelah dijanjikan pekerjaan proyek pembuatan kaca di gedung PSC 119 Pekanbaru, Jalan Dahlia, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Jumat (24/7/26).

Kejadian bermula dari korban yang diimingi pekerjaan proyek pembuatan kaca di gedung PSC 119 Pekanbaru oleh seorang anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Partai Hanura berinisial "F". Namun, hingga kini  pengembalian dana yang dijanjikan disebut tidak pernah terealisasi.

Merasa dirugikan, korban sempat menempuh jalur hukum dengan membuat laporan ke Polda Riau pada tahun 2024. Akan tetapi, menurut keterangan pihak keluarga korban, laporan tersebut kemudian dicabut setelah korban kembali diyakinkan bahwa persoalan tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan dan pembayaran akan dilakukan melalui seorang anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Partai PDI Perjuangan yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I, Robin Eduar.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pembayaran yang dijanjikan tersebut disebut belum juga direalisasikan sehingga persoalan kembali mencuat ke publik.

Ketua DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru, S. Hondro, yang juga merupakan keluarga korban, mengecam keras dugaan perbuatan tersebut. Menurutnya, apabila benar terdapat rangkaian tindakan yang mengakibatkan korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah, maka aparat penegak hukum harus mengusutnya secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

"Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif tercoreng akibat dugaan perbuatan oknum tertentu. Jika memang ada unsur pidana, maka proses hukum harus ditegakkan secara adil dan tidak boleh ada perlakuan istimewa hanya karena yang bersangkutan memiliki jabatan," tegas S. Hondro.

Ia juga menilai sangat disayangkan apabila penyelesaian yang sempat dijanjikan justru tidak pernah diwujudkan, sehingga korban kembali harus menanggung kerugian tanpa adanya kepastian hukum maupun penyelesaian yang nyata.

S. Hondro meminta aparat penegak hukum untuk menelusuri seluruh fakta dan pihak-pihak yang diduga mengetahui atau terlibat dalam persoalan tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan, termasuk anggota DPRD berinisial F maupun Robin Eduar, belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi atas dugaan tersebut.***

 





 
 
 
  Berita Lainnya :
  • APINDO Dorong RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Perluas Daya Saing
  • Surat Pengaduan Belum Juga Didisposisi, S. Hondro Pertanyakan Keseriusan DPRD Pekanbaru Tangani Aduan Masyarakat
  • Rayakan HUT IKPI, Aksi Sosial di Pekanbaru Berhasil Kumpulkan 444 Kantong Darah
  • CPO Diduga Masuk Sungai di Kawasan Industri Lubuk Gaung, PT EUP Didesak Buka Terang dan Pemerintah Bertindak
  • SPMB 2026 Dipenuhi Keluhan, GRIB Jaya Pekanbaru Desak Plt Gubernur Bertindak: Disdik Riau Jangan Bungkam Aduan, Kabid SMA Harus Dievaluasi!
  • GRIB Jaya Desak BK Periksa Anggota DPRD Pekanbaru Berinisial F, S. Hondro: Kami Tak Akan Berhenti di BK
  • Pernyataan Wali Kota Pekanbaru Soal 133 HGB STC Jadi Sorotan, KPK dan Kemendagri: Tak Pernah Beri Rekomendasi
  • S. Hondro Desak Transparansi Anggaran Publikasi Kampar: Jangan Ada Media 'Titipan'
  • Dugaan Adanya Permainan, Ketum PMN Soroti Anggaran Diskominfo Kepulauan Meranti
  • S. Hondro Hadiri Peresmian Kantor DPD GRIB Jaya Sumut, Siap Bawa Semangat Pembaruan untuk Pekanbaru
  • Kuasa Hukum Nenek Jasmiati Tegaskan Tak Gentar Hadapi Ancaman Pelaporan, Fokus Perjuangkan Keadilan bagi Klien
  • DPD GRIB Jaya Riau Tertibkan Atribut Organisasi, Martin Purba: Jalankan Arahan Ketua Umum Hercules
  • DPP GRIB Jaya Pecat Imelda Samsi, Tegaskan Tak Toleransi Pengacau Organisasi
  • Ikuti Arahan Wali Kota Hubungi 112, Mirwansyah Kecewa: Layanan Darurat Bukan Saluran Pengaduan Dugaan Pelanggaran ASN
  • Hak Jawab Belum Diberikan, Dugaan Penipuan Berkedok Proyek yang Menyeret Nama Oknum DPRD Pekanbaru Kembali Mengemuka
 
Komentar Anda :
 
HOME | VERSI DESKTOP | REDAKSI

Copyright © 2015-2025 hebatriau.com | Tegas Berwibawa & Santun
All Rights Reserved