🏠 Home 💻 Versi Desktop ✍️ Redaksi
 


Pastikan Internet Pendidikan Merata, Kemkomdigi Perluas Akses Belajar Digital hingga Daerah Terpencil
Selasa, 13/01/2026 | 21:35

Kemkomdigi
 

hebatriau.com, Jakarta -- Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan komitmen pemerataan akses internet untuk mendukung akses belajar digital di seluruh Indonesia. Fokus utama diarahkan agar pelajar di daerah terpencil memiliki kesempatan belajar yang setara dengan wilayah perkotaan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menjelaskan saat ini konektivitas internet telah menjangkau sekitar 97 persen wilayah berpenduduk. Tantangan yang tersisa berada pada kualitas layanan, terutama di daerah pinggiran.

“Kecepatan internet rata-rata nasional berada di kisaran 45 Mbps, masih di bawah rata-rata Asia Tenggara. Pemerintah menargetkan peningkatan hingga 100 Mbps dalam tiga tahun ke depan, termasuk perluasan jaringan generasi kelima yang saat ini masih di bawah 10 persen,” ungkapnya saat menerima audiensi mahasiswa Johns Hopkins School of Advanced International Studies di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (12/01/2026).

Menurut Wamen Nezar Patria, kondisi geografis dan jumlah penduduk yang besar membuat pemerataan jaringan memerlukan pendekatan bertahap.

“Di wilayah padat penduduk kualitas layanan relatif stabil, sementara di daerah terpencil penguatan infrastruktur terus dilakukan,” tuturnya.

Dalam digitalisasi pendidikan, Kementerian Komdigi berperan memastikan kesiapan infrastruktur agar platform pembelajaran daring dapat diakses dengan baik oleh sekolah dan pelajar.

“Dukungan ini menjadi dasar bagi kebijakan pendidikan berbasis digital,” tutur Wamen Nezar Patria.

Selain jaringan dan akses internet, Pemerintah menaruh perhatian pada pengembangan talenta dan literasi digital agar internet benar benar membantu proses belajar.

“Konektivitas harus berdampak pada pendidikan dan masa depan anak,” tegas Wamenkomdigi Nezar Patria.

Wamen Nezar menegaskan bahwa pemerataan internet untuk pendidikan merupakan bagian dari upaya negara melindungi hak belajar dan memperkecil kesenjangan digital.





 
 
 
  Berita Lainnya :
  • POLDA KEPRI INTENSIFKAN PENDEKATAN HUMANIS DAN DIALOG PUBLIK DI TENGAH ISU AIR BERSIH BATAM
  • Organisasi Masyarakat Nias Riau 'PKMNR' Dukung Independensi Polri dan Tolak Politisasi Institusi
  • Unjuk Rasa Aliansi Masyarakat Nias Selatan Berujung Pembakaran Camp Karyawan PT GRUTI
  • PT SJK Tegaskan Sistem Kerja Berbeda: Karyawan Tetap Digaji, Sopir Truk Berstatus Mitra Berbasis Tonase
  • Hotspot di Sumatera Melonjak, Riau Catat 62 Titik Panas
  • Restu Mendagri dan BKN Lengkap, Riau Tinggal Lantik Pejabat Definitif
  • APBD Riau di Bawah Tekanan, Belanja ASN Jadi Sorotan
  • Aipda BS Klarifikasi Isu Dugaan Penipuan, Imbau Media Lakukan Konfirmasi
  • Sidang Mediasi S. Hondro: Penggugat Dinilai Berbelit-belit, Kuasa Hukum Angkat Bicara
  • Ditsamapta Polda Kepri Respon Cepat Tangani Kebakaran Angkringan di Mega Legenda
  • Menkomdigi: Ekosistem Digital Aman Perkuat Kiprah UMKM Perempuan
  • Awali 2026, Menkeu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas
  • Agung Luncurkan Aplikasi Sip Aman Permudah Urus Izin Bangunan
  • Pastikan Internet Pendidikan Merata, Kemkomdigi Perluas Akses Belajar Digital hingga Daerah Terpencil
  • Realisasi Sementara APBN 2025, Menkeu Purbaya: APBN Tunjukkan Kinerja yang Solid
 
Komentar Anda :
 
HOME | VERSI DESKTOP | REDAKSI

Copyright © 2015-2025 hebatriau.com | Tegas Berwibawa & Santun
All Rights Reserved