Unjuk Rasa Aliansi Masyarakat Nias Selatan Berujung Pembakaran Camp Karyawan PT GRUTI Minggu, 01/02/2026 | 00:01
hebatriau.com, Nias Selatan -- Aksi unjuk rasa dari kelompok aliansi masyarakat kabupaten Nias Selatan ( amal ) pada hari jumat tgl 30 Januari 2026 yng berlokasi pada logpond PT. GUNUNG RAYA UTAMA TIMBER INDUSTRI (GRUTI ) pukul 10.00 wib dengan mengendarai tiga yunit kapal kayu dan spit boat sebanyak empat yunit jumlah pengujuk rasa kurang lebih 100 orang yang di pimpin oleh saudara AMONI ZEGA sebagai ketua organisasi aliansi masyarakat Nias Selatan yang menjabat sebagai anggota DPRD dapil enam di kabupaten Nias Selatan. Dan di dampingi oleh saudara Agus hari juga rindu hala dan siskia garamba dan fatolosa daya yg menjabat kepala sekola SMK 2 negri pulau pulau batu
Selanjutnya mereka melakukan orasi sambil menanyakan agar pimpinan PT. GRUTI segera di hadirkan di lokasi tersebut, kemudian darin pihak PT. GRUTI menyampaikan bahwa pimpinan PT. GRUTI tidak berada di tempat, ( di luar kabupaten Nias Selatan) dan kemudian aliansi tersebut mereka menyampaikan aspirasi mereka dengan mengeluarkan bahasa yang tidak sopan terhadap yang mewakili pimpinan di lokasi perusahaan, ada pula pemaksaan dari aliansi tersebut agar seluruh karyawan PT. GRUTI agar segera meninggalkan lokasi perusahaan, apabila karyawan tidak mengindakan perintah tersebut maka mereka tidak menjamin keselamatan karyawan, dan dan ada pula kata yang di keluarakan bahwa jngan sampai terjadi pertumpahan darah, kemudian aliansi tersebut bergerak menuju beskem karyawan, tampa ada kata basa basi memaksa agar karyawaan segara meninggalkan beskem tersebut, dengan suara nada yang tidak sewajarnya tanpa ada memberikan kesempatann kepada karyawan untuk mengumpulkan barang barang pribadi milik karyawan, baik baju maupun barang barang berharga lainya, kemudian secara tiba tiba mereka melakukan bembakaran secara brutal terhadap beskem karyawan tanpa berfikir, di antaranya 16 yunit rumah salahsatunya adalah rumah dinas menejer Camp dan satu yunit mobil hailux. Serta ternak ternak karyawan dan adapula terjadi penjarahan terhadap bahan bahan logistik seprti Bahan bakar sejenis solar dan lain lain, salasatu seorang awak media. dengan mempertanyakan kepda beberapa karyawan keadaan situasin mereka dan mereka menjawab tolong bantu kami pa, satupun pakain atau barang barang lainya tidak sempat kami selamatkan hanya selain pakaian yang melekat di badan.